Zahra’s [Small] Room

just my own [small] room for my life

Aug
31

Tentang wanita itu, dan Lailatul Qadr-nya

Posted by ZahraAmalia

Untuk wanita itu, yang selalu terselip kagumku padanya.
(Lagi,)
Siang itu aku mendengarmu bertutur, singkat, karena hanya menyela dari sedikit waktu istirahat siangmu,
maafkan aku untuk selaan itu, tapi aku suka, mendengarkan semua,
ceritamu, suaramu, bahkan hanya sekedar ekspresi wajahmu, aku selalu suka.

Untuk wanita itu, yang selalu terselip kagumku padanya.
Kau sampaikan kepadaku, tentang indahnya berpuasa,
tentang ibadah yang kau jalani segenap suka,
aku pun mendengarkan, sambil tersenyum bahagia,
sesekali aku bertanya, bukan maksud ingin menyela,
tapi hanya ingin kau tak berhenti bercerita.

Untuk wanita itu, yang selalu terselip kagumku padanya.
Kau tak lupa ceritakan kepadaku, segenap ritual ibadah yang telah kau susun, di bulan Ramadhan ini,
penuh binar kau bercerita, tak nampak perasaan takut letih atau ragu untuk menjalaninya,
hanya nampak, bahwa kau tak sabar, segera ingin tenggelam dalam rencana ibadahmu, yang pasti, aku yakin, akan kau wujudkan.

Untuk wanita itu, yang selalu terselip kagumku padanya.
Aku hanya bisa mendengar, sambil dalam hati aku kagum, untuk yang kesekian kalinya,
kau sukses membuatku terpana, sukses membuat tingkat kagumku kepadamu kembali naik,
dan kau sukses membuatku merasa malu.
Ya, aku malu, karena jauh kalah darimu, untuk urusan mengabdi kepadaNya.

Untuk wanita itu, yang selalu terselip kagumku padanya.
Aku yakin, bulan ini, kau akan mencapainya, kau akan mendapatkan Lailatul Qadr-Nya,
mendapatkan satu kemuliaan dariNya, untuk hambaNya yang setia.

dan kau tau,
aku yakin, Ramadhan ini bukan Lailatul Qadr-mu yang pertama… :)

-dariku untuk wanita itu,
yang selalu terselip kagumku padanya-

::25.08.09::

Aug
07

Tuhan sayang, terimakasih

Posted by ZahraAmalia

Tuhan sayang,
terimakasih, atas Maha PengasihMu, Maha SayangMu,
atas semua nikmat yang kau berikan, hari ini, kemarin, pun juga esok nanti.
terimakasih,
atas cinta dan karunia mu, saat ini, yang tlah lalu, juga yang akan datang.
Tuhan sayang,
terimakasih, atas Maha SabarMu,
atas keluhku, atas sesalku, atas tangisku, atas rengekanku. pun atas semua tindakan bodohku.

Bukan,
malam ini aku tak akan mengeluh, pun tak akan mengadu kesah, juga bukan menyetorkan air mata duka.
Malam ini, aku hanya ingin mengucap syukur, yang mungkin selalu datang terlambat, selalu telat terucap,
tapi aku tau, kau Maha Sabar, Kau Maha Menerima, Kau Maha Pengasih, Kau Maha Segalanya,
jadi kau pasti punya segudang -mungkin tiga gudang malah-, stok rasa maklum khusus untukku.

Bukan,
bukan aku tak mau mengucap syukur,
cuma terkadang, butuh waktu bagiku, untuk mengerti sedikit makna arti aturanmu, walaupun aku tau, hanya yang terbaiklah, yang Kau berikan untukku.
Jangan heran, kalau terkadang, aku sedikit ragu, bahkan mungkin selalu ragu, mempertanyakan semua aturanMu, tapi percayalah, jauh dalam lubuk hatiku, aku tau, dan yakin, Kau-lah Maha Mengetaui.

Tuhan sayang,
kadang aku takjub, karena sumpah, Kau begitu Baik,
berkali aku selalu mengucap janji konyol, untuk bersikap dan bersifat lebih baik 10 oktaf lebih tinggi, saat aku butuh “sentuhan ajaib super cepatMU”, untuk mengabulkan pintaku, berkali aku berlagak suci, mendadak mendekat padaMu, saat aku butuh “pengabulan maha ekspressMU”, tapi berkali juga, setelah tujuan itu kudapat, janji ku terlupa, sikap suci ku, kembali ke sifat semula. Tapi berulang kali pula kau tetabh mengabulkan pintaku. Bukan karena kau tertipu sikap baikku, tapi aku tau, itu semua karena Kau Maha Pemberi.

Sekali lagi Tuhan sayang,
terimakasih,
maaf kalau Kau bosan,
tapi sumpah mati, kali ini semua ucapan terimakasihku, tidak dalam maksud meminta sesuatu kepadaMU, Kau kan pasti tau, niat hatiku sebenarnya. ::kedipkedip::

Gud Nite my Lord…

**03.08.09 : di bawah rembulan, bersama sekaleng bear brand**

May
20

Puisi Ulang Tahun, by MA

Posted by ZahraAmalia

Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru…

Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah

Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan…

Kuraba dahiku…
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku

Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?

Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…

Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…

Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah…..

May
05

Obat Penyembuh Dosa

Posted by ZahraAmalia

Obat penyembuh dosa..

Ambilah akar-akar kemelaratan dan jiwa kesabaran, lalu campurkan dengan bubuk pikiran, dan dicampur dalam kadar yang sama dengan rendah hati dan kekhusyukan,

kemudian ditumbuk semua dalam lumpang taubat, dan diberi sedikit air mata,

lalu dituang ke dalam tempat rendah diri kepada Allah, dan dimasak dengan api tawakal kepada-Nya.

setelah itu diaduk dengan sendok istighfar, sehingga tampak taufik dan kehormatan diri.

kemudian pindahkan ke dalam mangkuk cinta, dan dinginkan dengan udara kasih sayang.

sesudah itu, disaring dengan saringan kesusahan,

dan tambahkan sedikit hakikat iman serta campuran takut kepada Allah.

teruskan minum obat itu selama hidupmu, dan hatimu akan sembuh dari segala keluhan

dan hilang dari rasa sakit dosa.

**lupa sumbernya**

May
01

Doa

Posted by ZahraAmalia

Ya Allah…
sesungguhnya aku memohon kepada Mu,
cinta Mu dan cinta orang-orang yang mencintai Mu,
serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta Mu…
Ya Allah…
apa yang Engkau anugrahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai,
dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dan apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia kekosongan bagiku…
Ya Allah…
jadikanlah cinta Mu sesuatu yang paling kucintai
daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga… Read the rest of this entry »

May
01

Jeritan Hati

Posted by ZahraAmalia

Tuhanku, runtutan karunia-Mu telah melengahkan aku untuk benar-benar bersyukur kepada-Mu…

Limpahan anugrah-Mu telah melemahkan aku untuk menghitung pujian atas-Mu… Read the rest of this entry »

Oct
06

Pengharap Cinta Sang Esa

Posted by ZahraAmalia

 

 

 

 

 

 

 

 

aku bukan malaikat yang tak pernah berbuat salah
aku bukan pula setan yang tak pernah berbuat baik
aku hanya manusia biasa tempat salah dan lupa

selalu mencoba dan mencoba
demi sesuatu yang kuanggap baik
walau pada kenyataannya berakhir salah

namun aku tak pernah menyerah
mencari kebenaran dari-Nya
Read the rest of this entry »

Aug
14

Bagaimana Aku Harus Berdoa?

Posted by ZahraAmalia

 

 

 

Aku ingin tahu, bagaimana berdo’a dengan tepat.

Aku butuh beberapa kata, mana yang benar?

Bahasa mana yang harus kupergunakan? Sedangkan aku hanya fasih dengan bahasa Indonesia .

Tolong beritahu aku, apa yang harus aku katakan.

Aku harus menundukkan kepala, aku harus duduk, ataukah aku harus sujud?

Dimana aku sebaiknya berdo’a? diatas sajadah dengan mukenaku, atu mungkin di dalam masjid?

Aku bingung, aku harus menutup mataku atau aku membukanya? Apa malah aku sebaiknya menangis?

Bagaimana dengan tanganku? Harus aku mengadahkan tanganku, atau berdiam saja cukup?

Ya Allah, mana yang lebih Engkau sukai?

Read the rest of this entry »